Pages

02 Juni 2010

Manfaat si Buah Tropis

Manfaat si Buah Tropis


DI ”balik” sebuah pisang, kita bisa menemukan fakta yang mengejutkan. Selain manis dan enak, buah tropis ini juga memiliki banyak khasiat yang baik untuk tubuh. Bagi wanita hamil, pisang cocok dikonsumsi karena di dalamnya terkandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim.


Untuk para pekerja keras dan yang senang berolahraga, pisang sangat bermanfaat untuk mengembalikan stamina, tenaga untuk kerja otot, dan menghilangkan rasa lelah. Bagi orang-orang yang senang menyetir, khususnya untuk perjalanan jarak jauh, pisang mempunyai karbohidrat yang banyak sehingga dapat mengenyangkan perut. Karena buah ini mengandung vitamin C dan vitamin A, manfaatnya adalah tidak membuat kita mengantuk atau lelah selama perjalanan.


Pada saat kembung akibat terlambat makan, alangkah baiknya jika kita mengonsumsi terlebih dahulu buah pisang karena mudah dicerna dan diserap tubuh. Pisang juga cepat menetralkan keasaman lambung.


Pisang yang dicampur susu sangat baik dihidangkan sebagai obat. Pisang bisa menjadi obat untuk penyakit usus, sakit perut, dan asam lambung. Pisang juga sangat baik dikonsumsi orang yang ingin berbuka puasa atau terlambat makan, karena buah ini mudah dicerna. Gula yang terdapat pada buah ini dapat cepat diubah menjadi zat tenaga yang baik.


Pisang yang matang sangat mudah dicerna dan diserap tubuh sehingga dapat mengembalikan tenaga, stamina, serta gizi dan vitamin. Buah ini banyak mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat mineral, dan vitamin. Penderita anemia juga dianjurkan bersahabat dengan pisang, karena di dalamnya terdapat kandungan Fe (zat besi) yang baik untuk darah.


Penderita diabetes dapat menyuguhkan pisang sebagai menu utama pengganti nasi. Pisang mengkal dikukus dan diserut kasar, kemudian diolah menjadi nasi goreng, nasi uduk, nasi kuning, dan lain-lain.(created by: W.A, B.A.S)

Standar Internasional Dipakai 2012

Standar Internasional Dipakai 2012

Jakarta, Kompas - Indonesia memutuskan untuk berkiblat pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau IFRS. Standar ini sudah lama dikembangkan di Inggris.
Batas waktu yang ditetapkan bagi seluruh entitas bisnis dan pemerintah untuk menggunakan IFRS adalah 1 Januari 2012.

”Semua persiapan ke arah sana harus diselesaikan karena ini akan dimulai pada 1 Januari 2012. Coba dilihat dampak pada biayanya karena pengalihan standar akan menyebabkan timbulnya ongkos tambahan,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (5/5), saat menjadi pembicara kunci dalam seminar ”IFRS, Penerapan dan Aspek Perpajakannya”.

Menurut Sri Mulyani, konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini.


”Kalau standar itu dibutuhkan dan akan meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang bisa dipercaya di dunia dengan tata kelola dan pertanggungjawaban kepada rakyat dengan lebih baik dan konsisten, tentu itu perlu dilakukan,” ujarnya.


Selain IFRS, kutub standar akuntansi yang berlaku di dunia saat ini adalah United States General Accepted Accounting Principles (US GAAP).

Negara-negara yang tergabung di Uni Eropa, termasuk Inggris, menggunakan International Accounting Standard (IAS) dan International Accounting Standard Board (IASB).


Setelah berkiblat ke Belanda, belakangan Indonesia menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Mula-mula PSAK IAI berkiblat ke Amerika Serikat dan nanti mulai tahun 2012 beralih ke IFRS.


Tujuh manfaat


Ketua Tim Implementasi IFRS-Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Dudi M Kurniawan mengatakan, dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan tujuh manfaat sekaligus.

1. meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK).

2. mengurangi biaya SAK.

3. meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan.

4. meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan.m

5. meningkatkan transparansi keuangan.

6. menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal.

7. meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.

”Pengalaman di Eropa, ada beberapa masalah yang muncul dalam implementasi IFRS, antara lain perencanaan waktu yang kurang matang dan kurangnya dukungan dari manajemen puncak,” tuturnya.


Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Etty Retno Wulandari mengatakan, Indonesia perlu mengadopsi IFRS karena sebagian besar negara di dunia sudah menganut standar akuntansi itu.


Dengan demikian, IFRS dapat meningkatkan perlindungan kepada investor pasar modal. ”Bapepam mewajibkan emiten dan perusahaan publik menyampaikan laporan keuangan ke Bapepam dan menyediakannya pada masyarakat. Laporan tersebut harus disajikan dengan standar akuntansi yang berkualitas tinggi,” ungkapnya.


Indonesia juga perlu mengadopsi IFRS karena merupakan salah satu kesepakatan kelompok negara-negara G-20.

SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP)

SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP)

Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP). SAK ETAP ini berlaku secara efektif untuk penyusunan laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011. Penerapan dini diperkenankan.

SAK yang berbasis IFRS (SAK Umum) ditujukan bagi entitas yang mempunyai tanggung jawab publik signifikan dan entitas yang banyak melakukan kegiatan lintas negara. SAK umum tersebut rumit untuk dipahami serta diterapkan bagi sebagain besar entitas usaha di Indonesia yang berskala kecil dan menengah. Dalam beberapa hal SAK ETAP memberikan banyak kemudahan untuk suatu entitas dibandingkan dengan SAK Umum dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks.

Sesuai dengan ruang lingkup SAK-ETAP, maka Standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh entitas tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik yang dimaksud adalah entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelola usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit.

Namun, entitas yang mempunyai tanggung jawab publik signifikan dapat juga menggunakan SAK ETAP apabila diizinkan oleh regulator. Contohnya Bank Perkreditan Rakyat yang telah diizinkan oleh Bank Indonesia menggunakan SAK ETAP mulai 1 Januari 2010 sesuai dengan SE No. 11/37/DKBU tanggal 31 Desember 2009.

Apabila perusahaan memakai SAK ETAP, maka auditor yang akan melakukan audit di perusahaan tersebut juga akan mengacu kepada SAK-ETAP.

Gaya Pacaran Akuntan

Gaya Pacaran “Akuntan”


Beginilah, kalau akuntan saling merayu..........
Aku akan meng-CREDIT cintaku padamu, bila kamu men-DEBIT untukku cintamu.
Aku akan mencatat asmara kita dalam sebuah JOURNAL, dan mem-POST-ing nya
ke dalam NERACA hatiku. Aku akan menjaga sebuah ACCOUNT cintamu,
berdasarkan DOUBLE-ENTRY. Dengan cara ini kamu akan tahu BALANCE credit
atau debit, dan AMOUNT dari cintaku padamu.


Kemesraan kita tercatat dalam WORKSHEET.
Kadang perlu kita lakukan ADJUSTING ENTRIES untuk menjaga cinta kita tetap kokoh. TRIAL BALANCE memperlihatkan bahwa kita serius satu sama lain,
sebabTotal dari cinta kita ternyata satu dan sama.
Maka kita lakukan CLOSING ENTRIES saat kita setuju untuk menikah.
PROFIT & LOSS
statement, menyatakan apa yang telah terjadi kemudian,
mari bersama-2 kita lihat
BALANCE SHEET kita,
apa saja ASSETS & LIABILITIES kita ?????

Ya ampun..... sudah selusin anak rupanya….